Maduratani.com– Sebuah tonggak sejarah baru bagi ketahanan pangan nasional baru saja diumumkan. Indonesia secara resmi dinyatakan telah mencapai swasembada pangan pada tahun 2025. Kabar gembira ini disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam agenda Panen Raya nasional yang diikuti secara virtual oleh jajaran Forkopimda Sumenep di Desa Poreh, Kecamatan Lenteng, Rabu (07/01/2026).
Kegiatan video conference (vicon) ini dihadiri langsung oleh Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Wakapolres Kompol Ade Masyhur, serta Kepala DKPP Chainur Rasyid.
Capaian Nasional: Surplus Beras dan Stop Impor
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025, Indonesia berhasil memproduksi beras nasional secara surplus dan tidak melakukan impor. Capaian ini menjadi bukti keberhasilan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para petani.
Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menekankan bahwa tugas daerah saat ini adalah menjaga momentum nasional ini agar berdampak langsung ke tingkat desa.
“Pencapaian swasembada pangan ini bukan sekadar target, tetapi bukti kerja keras seluruh stakeholder. Arahan Presiden menjadi pedoman bagi kami di Sumenep untuk terus memperkuat ketahanan pangan lokal,” ujar Letkol Arm Bendi Wibisono.
Peran Babinsa dan Sinergi Lintas Sektor
Letkol Bendi menegaskan bahwa jajaran Kodim 0827 akan terus mengawal keberlanjutan produksi pangan melalui pendampingan teknis oleh para Babinsa yang terjun langsung ke sawah bersama petani.
“Kami akan memperkuat kerja sama lintas sektor agar keberhasilan swasembada pangan ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat desa,” tambahnya.
Inovasi Teknologi: Drone Sprayer untuk Efisiensi
Selaras dengan pengumuman swasembada nasional, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) juga langsung berakselerasi dengan meluncurkan inovasi Drone Sprayer.
Teknologi ini digunakan untuk penyemprotan nutrisi, insektisida, hingga pupuk cair secara otomatis. Penggunaan drone diharapkan mampu meningkatkan efisiensi waktu dan produktivitas hasil tani secara signifikan, sekaligus menjawab tantangan pertanian modern yang berkelanjutan di Sumenep.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menambahkan, sinergi antara kebijakan pusat dan inovasi teknologi di daerah adalah kunci untuk membawa Sumenep tidak hanya mandiri pangan, tapi menjadi penyokong surplus pangan di Jawa Timur.
Editor: Redaksi Maduratani.com Sumber: Liputan Sektoral / Kodim 0827 Sumenep/Maduratani.com.




.gif)






