Maduratani.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep melalui Tim Brigade Dinas melakukan langkah preventif dengan menggelar monitoring intensif terhadap pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan). Fokus pengawasan kali ini menyasar wilayah Kecamatan Ganding dan Kecamatan Guluk-Guluk guna memastikan aset negara tersebut dikelola secara optimal dan tepat sasaran.
Ketua Tim Monitoring sekaligus Kepala UPTD Penyuluhan DKPP Sumenep, Heppy Santoso, turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi fisik serta efektivitas penggunaan alsin oleh para petani. Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa teknologi pertanian yang didistribusikan benar-benar menjadi penggerak produktivitas pangan di tingkat tapak.
Alsin Milik Negara, Wajib Digunakan untuk Kepentingan Kolektif
Heppy Santoso menegaskan bahwa seluruh peralatan pertanian yang berada di bawah naungan Brigade Dinas merupakan aset murni milik pemerintah yang dipinjam-pakaikan untuk kepentingan petani. Oleh karena itu, tidak ada ruang untuk penyalahgunaan oleh oknum tertentu.
“Alsin tersebut tersebar di beberapa Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan. Kami memastikan alat-alat ini dimanfaatkan secara baik oleh Kelompok Tani (Poktan) yang betul-betul membutuhkan dan sedang dalam masa garapan,” ujar Heppy Santoso saat memantau di lapangan.
Optimalisasi Teknologi untuk Swasembada Pangan
Monitoring ini bukan sekadar urusan administratif. Tim Brigade Dinas DKPP Sumenep berkomitmen untuk mengawal transfromasi pertanian tradisional menuju modern. Dengan penggunaan alsin yang tepat, biaya produksi petani dapat ditekan dan indeks pertanaman diharapkan meningkat.
“Alsin Brigade Dinas hadir sebagai solusi bagi poktan yang belum memiliki alat sendiri. Kami ingin memastikan tidak ada alat yang mangkrak di gudang BPP atau dikuasai secara sepihak. Pemanfaatannya harus adil dan sesuai prosedur,” tambahnya.
Langkah DKPP ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Melalui pengawasan langsung, DKPP ingin memastikan bahwa sinergi antara teknologi pertanian dan dedikasi petani di lapangan dapat berjalan harmonis demi kesejahteraan masyarakat Sumenep.
Editor: Redaksi Madura Expose
Reporter: SIW




.gif)






