Akselerasi Swasembada Pangan, DKPP Sumenep Gelar Rakor Brigade Pangan di Saronggi dan Lenteng

oleh -180 Dilihat

 


SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus bergerak cepat mendukung program swasembada pangan nasional. Pada Senin (29/12/2025), Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid (yang akrab disapa Pak Inung), memimpin langsung tim untuk melakukan rakor Brigade Pangan di dua titik, yakni Kecamatan Saronggi dan Kecamatan Lenteng.

 

 




Langkah ini merupakan bagian dari upaya masif untuk merevitalisasi sektor pertanian di Kabupaten Sumenep dengan melibatkan generasi muda sebagai motor penggerak utama.

Membangun Ekosistem Pertanian Modern

Dalam arahannya, Chainur Rasyid menekankan bahwa Brigade Pangan bukan sekadar program bantuan biasa, melainkan sebuah transformasi tata kelola pertanian dari cara tradisional menuju korporasi modern.

“Brigade Pangan adalah jawaban atas tantangan regenerasi petani. Kita ingin mengubah mindset bahwa bertani itu melelahkan dan kotor. Melalui Brigade Pangan, pertanian dikelola secara profesional dengan teknologi tinggi,” ujar Inung di hadapan para kelompok tani dan pemuda setempat.


 

Mengenal Program Brigade Pangan

Berdasarkan kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan), Brigade Pangan dirancang untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian melalui beberapa pilar utama:

  • Pengelolaan Skala Luas: Setiap unit Brigade Pangan diberikan tanggung jawab mengelola lahan hingga 200 hektare.

 

  • Melibatkan Generasi Milenial dan Gen Z: Setiap brigade terdiri dari sekitar 15 pemuda (termasuk sarjana pertanian atau pemuda tani lokal) yang berperan sebagai manajer lahan dan operator alat mesin pertanian (alsintan).

  • Mekanisasi Penuh: Pengolahan lahan, penanaman, hingga panen didukung sepenuhnya oleh teknologi modern seperti traktor roda empat, combine harvester, hingga drone penyemprot pupuk dan pestisida.

Skema Bisnis Saling Menguntungkan: Petani pemilik lahan tidak kehilangan haknya, namun lahan dikelola bersama dalam satu manajemen sehingga biaya produksi lebih rendah dan produktivitas meningkat tajam.

Target dan Harapan di Sumenep

Sosialisasi di Kecamatan Saronggi dan Lenteng ini bertujuan untuk memetakan potensi lahan dan menjaring minat pemuda desa. DKPP berharap keberadaan Brigade Pangan dapat menekan angka pengangguran di perdesaan sekaligus memastikan Kabupaten Sumenep tetap menjadi lumbung pangan di Madura.

“Kami ingin di setiap kecamatan ada percontohan Brigade Pangan yang sukses. Jika anak muda melihat bertani bisa menghasilkan pendapatan yang setara atau bahkan lebih besar dari kerja di kota, mereka akan kembali ke desa membangun daerahnya,” tutup Chainur Rasyid.

Dengan dukungan alat mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah pusat dan pendampingan teknis dari DKPP Sumenep, program ini optimis dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) dan kesejahteraan petani di ujung timur Pulau Madura tersebut. (Tim/Red)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.