Bagian Latar Belakang adalah “nyawa” dari sebuah proposal. Pihak Dinas (DKPP) perlu melihat bahwa bantuan ini benar-benar mendesak dan akan memberikan dampak nyata, bukan sekadar meminta.
Berikut adalah 3 poin Latar Belakang yang kuat dan meyakinkan untuk Anda masukkan ke dalam proposal:
Latar Belakang Permohonan Bantuan
1. Kendala Teknis dan Geografis Lahan “Kelompok Tani [Nama Poktan] mengelola lahan seluas [Sebutkan Luas] hektar yang mayoritas merupakan lahan tadah hujan/kering. Saat ini, proses pengolahan lahan dan pengairan masih dilakukan secara manual/tradisional yang memakan waktu lama dan biaya operasional yang tinggi. Hal ini menyebabkan masa tanam sering terlambat dan tidak serempak, sehingga produktivitas belum mencapai hasil maksimal.”
2. Kelangkaan Tenaga Kerja dan Efisiensi Biaya “Semakin berkurangnya tenaga kerja produktif di sektor pertanian di Desa [Nama Desa] menyebabkan upah tenaga kerja manual meningkat tajam. Dengan adanya bantuan [Sebutkan Alatnya, misal: Traktor/Pompa], kami dapat menekan biaya produksi hingga 30-40% dan mempercepat proses pengerjaan lahan, sehingga modal tani dapat dialokasikan untuk kebutuhan sarana produksi lainnya seperti benih dan pupuk unggul.”
3. Potensi Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan “Wilayah kami memiliki potensi besar untuk pengembangan komoditas [Sebutkan, misal: Jagung/Bawang Merah/Tembakau]. Melalui dukungan mekanisasi pertanian (Alsintan), kami yakin dapat meningkatkan intensitas pertanaman dari yang semula 1 kali dalam setahun menjadi 2 kali (IP200). Hal ini secara langsung akan meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga anggota kelompok tani kami dan mendukung program ketahanan pangan Kabupaten [Nama Kabupaten].”
Tips Tambahan agar Proposal “Dilirik” Dinas:
-
Data Riil: Jika memungkinkan, masukkan data hasil panen terakhir. Misal: “Saat ini hasil panen rata-rata 5 ton/ha, ditargetkan meningkat menjadi 7 ton/ha dengan dukungan alat ini.”
-
Komitmen Kelompok: Sebutkan bahwa kelompok siap melakukan iuran perawatan. Dinas sangat suka memberikan bantuan kepada kelompok yang mau merawat alat tersebut (tidak membiarkannya rusak di tengah sawah).




.gif)






