Strategi Pengendalian Hama Mentimun di Karangnangka Rubaru

oleh -176 Dilihat
Strategi Pengendalian Hama Mentimun di Karangnangka Rubaru
Ilustrasi Petani mentimun @maduratani

 


SUMENEP, Maduratani.com – Dinamika cuaca yang fluktuatif di awal tahun menjadi tantangan serius bagi sektor hortikultura di wilayah Kecamatan Rubaru. Untuk mengantisipasi kegagalan panen, para petani mentimun di Desa Karangnangka mulai memperketat proteksi tanaman melalui manajemen pengendalian hama terpadu pada lahan seluas 0,3 hektare, Jumat (30/01/2026).

 




Langkah preventif ini dilakukan melalui penyemprotan pestisida yang terukur untuk menghentikan laju serangan hama yang berpotensi menurunkan produktivitas secara drastis. Mengingat mentimun merupakan komoditas dengan siklus panen cepat, keterlambatan penanganan satu hari saja dapat berakibat fatal pada kualitas buah.

Manajemen Dosis: Kunci Keamanan Ekosistem

Dalam kegiatan pengendalian di lapangan, ditekankan pentingnya prinsip Tepat Dosis, Tepat Waktu, dan Tepat Sasaran. Penyemprotan bukan sekadar membasmi organisme pengganggu tanaman (OPT), tetapi juga harus mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan sawah.

“Pengendalian hama harus dilakukan sejak dini. Penggunaan pestisida yang sesuai sangat krusial agar tidak merusak jaringan tanaman dan tetap aman bagi lingkungan sekitar,” ujar Sertu Hainur Rahman, Babinsa Koramil 0827/13 Rubaru yang turun langsung mendampingi teknis penyemprotan petani di Desa Karangnangka.


 

Menekan Cost Production, Menjaga Profitabilitas

Secara ekonomi, serangan hama yang masif akan memicu pembengkakan biaya perawatan. Jika populasi hama sudah mencapai ambang ekonomi yang tinggi, petani terpaksa mengeluarkan biaya ekstra untuk pestisida dosis tinggi, yang justru dapat memperkecil margin keuntungan.

“Jika hama dibiarkan, biaya perawatan akan semakin besar dan hasil panen bisa turun drastis. Kehadiran pendampingan ini adalah untuk membantu petani mengambil langkah tepat agar kerugian ekonomi dapat ditekan seminimal mungkin,” lanjut Sertu Hainur Rahman.

Stabilitas Ekonomi Sektor Hortikultura

Kecamatan Rubaru, khususnya Desa Karangnangka, dikenal sebagai salah satu penyokong komoditas sayuran di Kabupaten Sumenep. Keberhasilan panen mentimun di wilayah ini sangat berpengaruh pada stabilitas harga di pasar lokal dan kesejahteraan rumah tangga petani.

Melalui langkah mitigasi ini, diharapkan kualitas hasil panen mentimun tetap terjaga pada standar premium, sehingga mampu bersaing di pasar dan menjamin keberlanjutan usaha tani warga. Sinergi antara petani dan pendamping lapangan menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan pangan dari level desa.

Maduratani.com – Mengawal Inovasi, Memajukan Petani.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.