SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/12 Dasuk, Serka Wahyono, mendampingi petani menanam padi seluas 0,5 hektare di Dusun Nyapar, Desa Nyapar, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2026).
Penanaman menggunakan sistem tanam benih langsung (tabela) tersebut dilakukan sebagai alternatif untuk menekan biaya produksi dan tenaga kerja, sekaligus mempercepat proses tanam.
Kegiatan itu turut dihadiri penyuluh pertanian lapangan (PPL) dan para petani setempat. Di tengah musim kemarau, ketersediaan air sungai di Desa Nyapar masih mencukupi untuk mengairi lahan pertanian.
Serka Wahyono mengatakan, pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung petani dalam mengelola lahan dan menjaga produktivitas pertanian.
“Petani bisa menggunakan sistem tabela karena lebih praktis. Benih langsung ditanam di lahan, sehingga tidak perlu melalui proses persemaian dan pekerjaan bisa lebih efisien,” katanya.
Menurut dia, kondisi air yang masih tersedia menjadi modal penting bagi petani untuk melanjutkan kegiatan tanam meskipun wilayah tersebut sedang menghadapi musim kemarau.
“Kami berharap air sungai tetap mencukupi sampai tanaman membutuhkan pengairan. Dengan begitu, petani bisa merawat padi dengan baik dan hasil panennya nanti sesuai harapan,” ujarnya.

Pendampingan Babinsa bersama PPL diharapkan dapat memperkuat upaya petani dalam mempertahankan kegiatan produksi pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep. (yud/fer)





