Jejak Nyata MH Said Abdullah Modernisasi Pertanian Sumenep: 100 Unit Alsintan Disalurkan Tanpa Sekat Birokrasi

oleh -398 Dilihat
MH Said Abdullah Salurkan 100 Unit Alsintan di Sumenep: Upaya Modernisasi Pertanian Sejak 2010.

 


Maduratani.com – Langkah konkret dalam mendorong mekanisasi pertanian di ujung timur Pulau Madura kembali ditunjukkan oleh Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah. Pada Senin (3/1/2021), politisi senior PDI Perjuangan tersebut menyalurkan bantuan 100 unit Alat Mesin Pertanian (Alsintan) kepada para petani di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Penyerahan bantuan yang dipusatkan di Balai Pertanian Kecamatan Manding ini menjadi bukti konsistensi Said Abdullah dalam mengawal kedaulatan pangan di daerah pemilihannya. Turut mendampingi dalam acara tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Arif Firmanto (saat ini Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid,Red), serta jajaran Asosiasi Kepala Desa (AKD) Sumenep.

 




Akselerasi Teknologi: Dari Hand Traktor Hingga Pompa Air

Bantuan yang terdiri dari hand traktor dan mesin pompa air ini diserahkan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani yang berasal dari 26 desa di 18 kecamatan. Said Abdullah menegaskan bahwa bantuan ini bertujuan untuk mempermudah petani mengakses teknologi pertanian modern.

“Hari ini kami membagikan Alsintan sebanyak 100 unit. Alat-alat ini diharapkan mampu membantu petani dalam meningkatkan efisiensi kerja dan hasil pertanian mereka,” ujar Said Abdullah di lokasi acara.

Komitmen Berkelanjutan Sejak 2010

Bagi Ketua Bidang Perekonomian DPP PDI Perjuangan ini, kepedulian terhadap petani Madura bukanlah program baru. Said mengungkapkan bahwa distribusi alat pertanian ini sudah rutin ia lakukan setiap tahun sejak masa kepemimpinan Bupati Busyro Karim pada tahun 2010.


 

“Seingat saya, bantuan seperti ini sudah saya lakukan sejak tahun 2010. Biasanya minimal 50 hingga 70 unit, dan tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 100 unit untuk Sumenep. Saya juga menyalurkan ke seluruh kabupaten di Madura dengan jumlah yang bervariasi,” jelasnya.

Memangkas Mata Rantai Birokrasi

Salah satu poin menarik yang ditekankan Said adalah efisiensi penyaluran. Berbeda dengan program bantuan pada umumnya yang menuntut pengajuan administratif yang panjang melalui dinas terkait, bantuan ini merupakan jalur hibah langsung hasil koordinasi khusus dirinya dengan Menteri Pertanian RI.

“Ini berbeda. Kalau melalui jalur dinas biasanya sangat birokratis. Karena ini permintaan khusus saya ke Menteri Pertanian, maka bentuknya langsung hibah. Kami memotong mata rantai birokrasi agar petani bisa langsung menerima manfaatnya,” tegasnya.

Apresiasi Pemkab Sumenep

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menyambut hangat dan mengapresiasi bantuan masif tersebut. Menurutnya, dukungan dari parlemen pusat seperti yang dilakukan MH Said Abdullah adalah suntikan energi besar bagi sektor pertanian lokal.

“Tentu saja, alat ini sangat membantu petani. Atas nama pemerintah daerah, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Said Abdullah. Ini akan sangat berdampak pada peningkatan produksi hasil pertanian di Sumenep,” kata Fauzi.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.