TNI AD Bor Sumber Air Bersih di Guluk Guluk, Targetkan Solusi Kekeringan Warga

oleh -53 Dilihat

 


SUMENEP – Komando Distrik Militer (Kodim) 0827/Sumenep terus mempercepat proyek pengeboran air bersih di Dusun Panggung, Desa Batu Ampar, Kecamatan Guluk Guluk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) TNI Angkatan Darat tahun 2026.

Hingga Senin (20/7/2026), proses pengeboran yang dipusatkan di kawasan terdampak kekeringan tersebut telah mencapai kedalaman 80 meter. Program Bakti TNI AD ini ditargetkan dapat segera menyuplai kebutuhan air bersih bagi masyarakat sekitar yang selama ini kesulitan mendapatkan akses air saat musim kemarau.

 




Babinsa Koramil 0827/07 Guluk Guluk, Kopda Hadi, menjelaskan bahwa pengerjaan di lapangan sejauh ini berjalan tanpa kendala berarti. Pihak TNI berkomitmen penuh untuk menyelesaikan proyek fasilitas umum ini tepat waktu agar bisa segera dimanfaatkan oleh warga.

“Hari ini target kedalaman 80 meter sudah tercapai. Pengeboran ini adalah wujud nyata kepedulian TNI AD untuk mengatasi kesulitan air bersih bagi saudara-saudara kita di Madura,” ujar Kopda Hadi di lokasi pengeboran.

Kopda Hadi menambahkan, setelah target kedalaman awal ini terpenuhi, tim di lapangan akan langsung melanjutkan ke tahap berikutnya untuk memastikan kualitas sumur bor tersebut tetap prima dan tahan lama.


 

“Rencana besok kami akan melanjutkan proses pelebaran lubang bor dan langsung melakukan pemasangan casing penahan dinding sumur agar konstruksinya kuat,” tambahnya.

Proses pengeboran ini melibatkan masyarakat setempat, salah satunya adalah Muhari. Ia mengapresiasi kolaborasi intensif yang dilakukan bersama personel Kodim 0827/Sumenep demi kepentingan masyarakat luas.

“Senang bisa bantu bapak TNI. Kami terus berupaya maksimal membantu mengebor tanah yang cukup keras ini agar air bersih yang keluar nanti kualitasnya bagus dan debitnya melimpah untuk warga,” tutur Muhari.

Program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) 2026 di wilayah Kodim 0827/Sumenep ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, melainkan mampu mengatasi krisis air bersih secara permanen di titik-titik rawan kekeringan Kabupaten Sumenep. (yud/fer)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.