Bupati Fauzi Dorong Modernisasi Pertanian Sumenep demi Kemandirian Pangan

oleh -362 Dilihat
"Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dorong modernisasi teknologi pertanian dan akses pasar luas demi tingkatkan kesejahteraan petani dan kemandirian pangan." @maduratani.

 


Maduratani.com– Sektor pertanian di Kabupaten Sumenep kini bukan lagi sekadar rutinitas bercocok tanam, melainkan motor penggerak ekonomi yang sedang bertransformasi. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, secara tegas menginstruksikan agar seluruh kekayaan agrikultur, peternakan, hingga perikanan dikembangkan secara maksimal demi satu tujuan besar: Ketahanan Pangan Berkelanjutan.

Bupati Fauzi memandang bahwa potensi alam Sumenep yang melimpah, baik di daratan maupun kepulauan, adalah modal utama untuk menjadikan daerah ini mandiri secara pangan.

 




Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memfokuskan perhatian pada modernisasi pertanian. Bupati Fauzi mendorong para tenaga penyuluh untuk menjadi garda terdepan dalam mengedukasi petani agar tidak gagap teknologi.

“Kami mendorong para penyuluh untuk mengedukasi para petani agar dapat memanfaatkan teknologi pertanian secara optimal,” jelas Bupati Fauzi.

Menurutnya, penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) modern serta teknik budidaya yang presisi adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas di tengah tantangan iklim global.


 

Satu hal yang menjadi perhatian khusus Bupati Fauzi adalah aspek pemasaran. Beliau menyadari bahwa hasil panen yang melimpah tidak akan berarti jika petani tidak memiliki akses pasar yang adil. Oleh karena itu, ia meminta para petani mulai mengembangkan jaringan pasar penjualan yang lebih luas dan mandiri.

“Tujuan utama dari semua ini agar petani bisa sejahtera. Berbagai inovasi akan terus dikembangkan demi mendukung pertanian modern dan mandiri,” tegas orang nomor satu di Sumenep tersebut.

Visi Bupati Fauzi bukan sekadar rencana jangka pendek. Ia menginginkan adanya keberlanjutan (sustainability) di mana Sumenep mampu menyangga kebutuhan pangannya sendiri tanpa harus bergantung penuh pada pasokan luar daerah.

“Dengan langkah-langkah tersebut, Sumenep siap menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan, dengan mengoptimalkan kekayaan alam, memanfaatkan teknologi, serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya menambahkan.

Upaya ini menjadi bukti nyata bahwa keberpihakan Pemerintah Kabupaten Sumenep terhadap “Wong Tani” bukan sekadar janji, melainkan tindakan nyata melalui dorongan inovasi yang terus dipacu.

(Redaksi Maduratani.com)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.