Satgas TMMD 127 dan Warga Mandala ‘Ukir’ Halaman Pesantren dengan Paving

oleh -362 Dilihat
Sinergi Satgas TMMD 127 Sumenep dan warga pasang paving di Pesantren
"Bahasa Aksi: Personel Satgas TMMD 127 Kodim 0827/Sumenep saat menyusun paving stone bersama warga di halaman Ponpes Miftahul Ulum, Rubaru, Jumat (20/2/2026)."

 


SUMENEP, maduratani.com – Ada sebuah bahasa yang tak perlu diucapkan namun sangat dipahami oleh masyarakat agraris di Desa Mandala, Kecamatan Rubaru: Bahasa Gotong Royong. Di halaman Pondok Pesantren Miftahul Ulum, bahasa itu terwujud dalam dentuman palu dan deru angkong material saat Satgas TMMD ke-127 Kodim 0827/Sumenep bahu-membahu bersama warga mempercepat pemasangan paving stone, Jumat (20/2/2026).

Bagi masyarakat tani di Rubaru, kehadiran TNI bukan sekadar tentang pembangunan fisik, melainkan tentang komunikasi batin yang terjalin lewat kerja nyata di lapangan.

 




Menyusun Harapan di Setiap Jengkal Beton

Progres pemasangan paving kini memasuki tahap krusial. Sebagian besar area yang dulunya tanah tidak rata, kini telah tertutup beton paving yang tersusun rapi. Pratu Rio Subandri, salah satu personel Satgas yang tangan dan seragamnya akrab dengan debu pasir, mengungkapkan bahwa kecepatan kerja mereka didorong oleh keinginan melihat santri segera nyaman beraktivitas.

“Kami menggunakan bahasa kerja. Setiap hari kami maksimalkan tenaga agar progresnya signifikan. Kami pastikan pemasangan presisi, mulai dari ketebalan alas pasir hingga kerapatan antar paving, agar hasilnya benar-benar kokoh,” ujar Pratu Rio dengan peluh yang mengucur.

Detail pengawasan dilakukan sangat ketat. Bagi Satgas, kualitas adalah kehormatan. Mereka ingin struktur halaman ini tidak mudah bergelombang, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang oleh lingkungan pesantren.


 

Santri dan Warga: Saksi Kemanunggalan

Di tengah kesibukan itu, interaksi antara prajurit dan warga desa mengalir begitu alami. Warga membantu mengangkut material, sementara anggota satgas melakukan pengukuran teknis. Inilah bahasa pengabdian yang sesungguhnya.

Nauval, seorang santri asal Rubaru, menjadi salah satu saksi mata perubahan tersebut. Matanya berbinar melihat halaman yang dulunya gersang kini mulai tertata. “Sekarang sudah kelihatan rapi dan bersih. Kami tidak sabar halaman ini selesai sepenuhnya supaya kegiatan pondok—baik belajar maupun ibadah—semakin nyaman,” tuturnya.

Melalui sasaran fisik TMMD ke-127 ini, Kodim 0827/Sumenep tidak hanya membangun jalan atau halaman, tetapi sedang merajut kembali tali persaudaraan dengan bahasa yang paling dimengerti oleh rakyat: Kerja Nyata.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.