Biar Ramadhan Nggak ‘Mencekam’, Wakapolres dan Pasukan Gabungan Keliling Sumenep Jaga Ketenangan Warga

oleh -136 Dilihat
Aparat gabungan Polres Sumenep dan TNI apel patroli skala besar di Rumdis Bupati
Jaga Malam: Pasukan gabungan saat apel sebelum keliling Sumenep buat mastiin warga bisa ibadah Ramadhan dengan tenang dan aman, Kamis (19/2/2026)."

 


SUMENEP, maduratani.com – Biar ibadah puasa kita makin khusyu’ dan nggak keganggu suara bising atau hal-hal yang bikin elus dada, jajaran Polres Sumenep bareng TNI dan Pemkab nggak mau kecolongan. Kamis malam kemarin (19/2), mereka gelar “ronda gede-gedean” alias patroli skala besar biar wilayah Sumenep tetep adem ayem.

Acara dimulai dengan ngumpul bareng alias apel di lobi Rumah Dinas Bupati Sumenep. Wakapolres Sumenep, Haris Darma Sucipto, langsung turun tangan pimpin pasukan yang jumlahnya sekitar 60 personel. Ada polisi, tentara, sampai Satpol PP—semuanya kompak satu barisan.

 




Sinergi Biar Rakyat Tenang

Nggak cuma pasukan di lapangan, para “petinggi” juga ikutan turun gunung. Ada Pasi Ops Kodim 0827 Kapten Asep, Asisten I Didik Wahyudi, sampai jajaran Kepala Dinas kayak Pak Heru (DPMPTSP) dan Pak Anwar (DLH). Komplit banget, kayak lagi hajatan tapi tugasnya jaga keamanan!

Wakapolres Haris bilang, patroli ini intinya buat mastiin kalau Sumenep itu aman. Terutama di tempat-tempat keramaian, kafe, atau tempat hiburan yang biasanya jadi titik ngumpul orang pas malam hari.

“Ini perintah langsung dari Pak Bupati Fauzi. Kita semua harus sinergi biar puasa tahun ini bener-bener tertib dan kondusif,” kata Pak Wakapolres dengan gaya yang tegas tapi tetep merakyat.


 

Keliling Kafe Sampai Tempat Hiburan

Biar pengawasannya rata, pasukan dibagi jadi dua grup. Grup pertama dikomandoi Pak Didik bareng Kapten Asep, grup kedua dipimpin IPDA Medy bareng Pak Heru. Mereka nyisir kafe-kafe dan tempat nongkrong di seputaran kota Sumenep.

Hasilnya? Alhamdulillah, banyak tempat usaha yang sudah sadar diri dan tutup. Buat yang masih buka, petugas nggak main angkut atau marah-marah, tapi pakai cara “rembuk” alias persuasif. Pengelola diingatkan baik-baik: “Tolong ya Pak, Bu, tutup jam 11 malam sesuai aturan Ramadhan.”

Aman, Tertib, dan Humanis

Patrolinya bener-bener santuy tapi tetep waspada. Nggak ada suasana tegang, yang ada malah saling ngingetin buat hormat-menghormati di bulan suci ini. Petugas ngajak pedagang dan warga buat bareng-bareng jaga ketertiban biar yang lagi tarawih atau istirahat buat sahur nggak keganggu.

Sampai patroli bubar, situasi Sumenep dilaporkan aman terkendali. Jadi, buat para petani di sawah atau warga di kampung, nggak usah khawatir lagi kalau mau keluar malem atau ibadah. Aparat kita sudah pasang badan buat jaga keamanan kita semua. (red)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.