Menghidupkan Kembali Filosofi Taneyan Lanjang: Taneyan Farm Siap Diluncurkan, Hadirkan Konsep “Petik Segar” di Jantung Sumenep

oleh -453 Dilihat

SUMENEP — Di tengah kesibukan rutinitas meliput berbagai peristiwa dan dinamika publik, seorang jurnalis di Sumenep menemukan pelabuhan produktif yang menyatu dengan akar kebudayaan lokal. Berawal dari pemanfaatan pekarangan rumah di Dhalem Temor, Karay, Ganding, Sumenep, lahirlah Taneyan Farm—sebuah gerakan ketahanan pangan mandiri berbasis pekarangan yang memadukan kearifan lokal Madura dengan konsep hortikultura modern.

Dalam waktu dekat, inisiatif hijau ini akan secara resmi diluncurkan dan dijadwalkan langsung dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Ir. Chainur Rasyid, M.Si. (akrab disapa Inong). Kehadiran pucuk pimpinan dinas pertanian tersebut menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap geliat inovasi pertanian rakyat yang tumbuh dari tingkat paling dasar.

Dari Taneyan Lanjang Menuju Meja Makan Modern

Nama Taneyan Farm tidak dipilih tanpa alasan. Kata Taneyan mengambil inspirasi dari filosofi spasial dan sosial masyarakat Madura, yang identik dengan kehangatan ruang interaksi keluarga serta kerabat (taretan). Mengusung tagline “From Taneyan to Table – Petik Segar dari Pekarangan”, kebun ini menawarkan pengalaman berbeda bagi masyarakat luas.

Warga tidak lagi sekadar membeli sayuran konvensional di pasar, melainkan bisa datang langsung, menikmati sejuknya suasana pekarangan, dan merasakan sensasi memetik sendiri (u-pick experience) aneka sayuran hortikultura yang tumbuh subur secara organik.

“Kami ingin membuktikan bahwa pekarangan rumah di kampung, jika dikelola dengan sentuhan hortikultura yang tepat, bisa menjadi sumber pangan yang sehat sekaligus ruang edukasi bagi masyarakat,” ujar Ferry Arbania sang inisiator yang sehari-hari akrab dengan dunia peliputan berita.

Sinergi Nyata Mendukung Ketahanan Pangan Daerah

Peluncuran Taneyan Farm ini dinilai sejalan dengan visi besar DKPP Kabupaten Sumenep dalam memperkuat kemandirian pangan dari tingkat desa. Di tengah tantangan perubahan iklim dan pergeseran gaya hidup, optimalisasi lahan pekarangan rumah atau urban/rural farming terbukti menjadi solusi solutif yang efektif menekan inflasi rumah tangga sekaligus menyediakan akses pangan segar berkualitas tinggi.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menyambut baik inisiatif kreatif yang lahir dari kesadaran masyarakat ini. Sinergi antara hobi produktif, kecintaan pada tanah kelahiran, dan dukungan kebijakan pemerintah diharapkan mampu memantik motivasi bagi pemuda serta warga desa lainnya untuk ikut mengoptimalkan lahan tidur di sekitar tempat tinggal mereka.

Kunjungi dan Rasakan Kesegarannya!

Bagi masyarakat luas, tetangga, maupun para pelintas yang melewati jalur strategis Ganding, Sumenep, kini tak perlu bingung mencari sayuran segar berkualitas. Cukup arahkan kendaraan ke Taneyan Farm yang berlokasi di Dhalem Temor, Karay, Ganding, Sumenep (69462).

Selain bisa berbelanja langsung atau memetik sendiri sayuran dari batangnya, pengunjung juga bisa memantau informasi dan edukasi seputar dunia tani lokal melalui situs resmi maduratani.com atau menghubungi layanan pelanggan di nomor 081934935500.

Mari dukung kemandirian pangan lokal. Dari pekarangan, untuk meja makan keluarga kita! 🌱✨

*Catatan Redaksi maduratani.com: Liputan khusus prosesi grand opening bersama Kepala DKPP Sumenep akan ditayangkan pada rubrik utama edisi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.