Pertama di Sumenep! DKPP Panen Perdana Melon Premium Sweat Hami di Greenhouse Kalianget

oleh -282 Dilihat
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid menghadiri sekaligus mengikuti Panen Perdana Melon Premium yang dilaksanakan Kelompok Tani (Poktan) Kebun Jaya, Desa Kalianget Barat, Jumat, 26 September 2025.

 


SUMENEP – Sektor hortikultura Kabupaten Sumenep kembali mencatatkan sejarah baru. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, mengikuti panen perdana melon varietas premium di lahan Kelompok Tani (Poktan) Kebun Jaya, Desa Kalianget Barat, Jumat (26/9/2025).

Istimewanya, varietas yang dipanen adalah Premium Sweat Hami dan Dalmation, jenis melon kelas atas yang untuk pertama kalinya berhasil dikembangkan dan dibudidayakan di wilayah Sumenep.

 




Kemandirian Petani: Budidaya Greenhouse Swadaya

Inovasi ini tidak lahir dari proyek besar, melainkan dari semangat swadaya petani lokal. Greenhouse berukuran 12×23 meter yang menjadi tempat budidaya ini dibangun secara mandiri oleh Bapak Sumitro bersama anggota kelompok tani lainnya.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, memberikan apresiasi setinggi-langitnya atas inisiatif tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini membuktikan bahwa teknologi pertanian modern tidak harus mahal dan bisa tumbuh dari level desa.

“Budidaya melon premium di greenhouse ini adalah langkah maju. Dengan teknologi tepat guna, petani kita mampu menghasilkan komoditas bernilai tinggi yang diminati pasar. Ini menunjukkan petani Sumenep bisa mandiri dan sangat inovatif,” ujar Chainur di sela-sela kegiatan panen.


 

Kalianget Jadi Sentra Melon Premium Sumenep

Kecamatan Kalianget kini mulai bertransformasi menjadi pusat hortikultura modern. Hingga saat ini, tercatat sudah ada 12 greenhouse di wilayah tersebut yang fokus pada produksi melon premium.

Chainur Rasyid berharap kesuksesan Poktan Kebun Jaya menjadi pemantik semangat bagi petani lain di Kabupaten Sumenep untuk berani beradaptasi dengan teknologi dan varietas baru.

“Kami sangat mendukung upaya petani untuk beradaptasi dengan inovasi. Menghasilkan varietas unggulan adalah kunci memajukan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri,” tambahnya.

Sinergi Penyuluh dan Petani

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari pendampingan intensif para penyuluh. Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Kalianget, Eka Nofidayanti, menjelaskan bahwa keberadaan belasan greenhouse di wilayahnya berperan vital dalam menjaga kualitas buah agar sesuai standar pasar modern.

Acara panen perdana ini berlangsung dalam suasana hangat, dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat yang antusias melihat langsung kualitas melon unggulan yang dihasilkan dari tanah Kalianget.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.