Kawal Stabilitas Pangan Ramadan, Bupati Achmad Fauzi Sidak Pasar Anom: Stok Aman!

oleh -115 Dilihat
MERAKYAT: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo berdialog akrab dengan pedagang sayur saat memantau stok pangan di Pasar Anom Baru, Jumat (13/2/2026). Sidak ini dilakukan guna menjamin stabilitas harga menjelang bulan suci Ramadan. (Foto: Dok. Pemkab Sumenep untuk Maduratani.com)

 


SUMENEP, MADURATANI.COM – Memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Anom Baru, Jumat (13/2/2026). Langkah ini diambil untuk memantau langsung fluktuasi harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok (bapok) di tingkat pedagang.

Didampingi unsur Forkopimda dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi ini menyisir berbagai los, mulai dari blok sayur-mayur, lapak daging, hingga gudang sembako.

 




Dialog Langsung dengan Pedagang

Bupati Fauzi tidak sekadar berkeliling; ia terlibat dialog intensif dengan para pedagang untuk menyerap aspirasi lapangan. Saat berdialog dengan pedagang daging dan sayuran, ia menyoroti pentingnya kelancaran distribusi agar harga tidak melonjak drastis akibat kelangkaan stok.

“Kami ingin memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat aman dan harga tetap relatif stabil selama Ramadan, sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya dengan tenang,” ujar Bupati Fauzi di sela-sela kunjungannya.

Kondisi Harga dan Stok

PASTIKAN STOK AMAN: Didampingi unsur Forkopimda, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo meninjau ketersediaan daging sapi di Pasar Anom. Bupati menegaskan bahwa Pemkab Sumenep berkomitmen menjaga kelancaran distribusi pangan agar masyarakat tidak terbebani kenaikan harga saat puasa. (Foto: Dok. Pemkab Sumenep untuk Maduratani.com)

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, stok beras, minyak goreng, telur, hingga daging sapi masih terpantau mencukupi untuk memenuhi lonjakan permintaan di awal Ramadan. Meskipun terdapat beberapa kenaikan pada komoditas cabai dan bawang, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah melalui OPD terkait akan terus melakukan pengawasan ketat.


 

“Pemerintah daerah bersama Forkopimda akan terus memantau pergerakan harga. Jika ditemukan kenaikan yang tidak wajar akibat permainan distribusi, kami segera mengambil langkah strategis, termasuk koordinasi lintas sektor,” tegasnya.

Sidak ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep hadir di tengah masyarakat untuk menjaga stabilitas ekonomi mikro, sekaligus memberikan rasa aman bagi konsumen maupun pedagang menjelang bulan suci.


Red/Editor: Ferry Arbania | Maduratani.com


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.