Menembus Tanah Raas, TNI AD Wujudkan Harapan Air Bersih Warga

oleh -67 Dilihat

 


SUMENEP – Di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan, TNI AD terus menunjukkan komitmennya menghadirkan kebutuhan dasar bagi masyarakat.

Melalui program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) Tahun 2026, pengeboran sumur bor kembali dilaksanakan di Desa Karang Nangka, Kecamatan Raas, Kabupaten Sumenep, Senin (27/7/2026).

 




Pekerjaan dimulai sekitar pukul 12.29 WIB dengan capaian awal pengeboran mencapai kedalaman 15 meter. Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Koramil 0827/21 Raas Serda Frendy Tri Budiyanto, Kepala Desa Karang Nangka Radafir, serta tim pengebor yang dipimpin Warduki.

Program ini menjadi bagian dari upaya TNI AD membantu masyarakat Pulau Madura, khususnya di wilayah kepulauan, agar semakin mudah memperoleh akses air bersih.

Serda Frendy Tri Budiyanto mengatakan, proses pengeboran akan terus dilakukan hingga mencapai titik air yang diharapkan bisa dimanfaatkan warga.


 

“Mudah-mudahan pengeboran ini membuahkan hasil yang baik. Kalau airnya keluar, tentu yang paling merasakan manfaatnya adalah masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan, kehadiran TNI AD melalui KBSB merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan warga yang selama ini masih kesulitan mendapatkan air bersih.

“Kami hanya ingin apa yang dikerjakan hari ini benar-benar bermanfaat. Semoga nanti warga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bersih,” ungkap Serda Frendy

Sementara itu, seorang Kades Desa Karang Nangka Radafir mengaku senang dengan dimulainya pembangunan sumur bor di desanya.

“Kami sangat berharap sumur ini berhasil. Air bersih memang yang paling kami butuhkan, apalagi saat musim kemarau. Terima kasih kepada TNI AD yang sudah datang membantu kami,” ujarnya.

Pengeboran akan terus dilanjutkan hingga mencapai kedalaman yang ditentukan untuk memperoleh sumber air yang layak dimanfaatkan masyarakat. Kehadiran program KBSB menjadi bukti bahwa TNI AD tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga hadir menjawab kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah kepulauan. (yud/fer)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.