Kirab Pusaka Keraton Sumenep Meriah, Kasdim 0827: Warisan Leluhur Harus Dijaga

oleh -262 Dilihat

 


SUMENEP – Prosesi Kirab Pusaka Keraton Sumenep dari Desa Aengtongtong, Kecamatan Saronggi, menuju Keraton Sumenep berlangsung khidmat, Kamis (25/6/2026) pagi.

Kegiatan yang menjadi bagian dari tradisi budaya masyarakat Sumenep itu dihadiri Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, unsur Forkopimda, tokoh budaya, para sesepuh empu, serta ratusan warga yang turut mengiringi jalannya kirab.

 




Kirab dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dari Desa Aengtongtong menuju Keraton Sumenep. Setibanya di lokasi, rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan Tajhin Sorah atau Bubur Suro, penyerahan keris kepada Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, penyerahan pusaka Keraton Sumenep, sambutan, doa bersama, hingga penyerahan Katopak Lobher (ketupat) oleh sesepuh empu.

Dandim 0827/Sumenep yang diwakili Kasdim Mayor Cpl Suwandi turut hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan budaya tersebut.

Mayor Cpl Suwandi menilai Kirab Pusaka Keraton Sumenep merupakan tradisi yang sarat makna dan menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Madura, khususnya Kabupaten Sumenep.


 

“Tradisi ini mengandung nilai sejarah, penghormatan kepada leluhur, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat,” kata Mayor Suwandi di sela kegiatan.

Menurutnya, keberadaan para empu dan pelestarian pusaka menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah panjang Kabupaten Sumenep yang perlu dijaga bersama.

Ia berharap generasi muda ikut mengenal dan mencintai budaya daerah agar warisan leluhur tidak tergerus perkembangan zaman.

“Budaya adalah jati diri bangsa. Karena itu, tradisi seperti Kirab Pusaka Keraton Sumenep harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, kehadiran masyarakat sepanjang jalur kirab menunjukkan tingginya antusiasme warga terhadap tradisi yang telah menjadi agenda budaya tahunan tersebut.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.25 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar dengan suasana penuh kekeluargaan serta semangat melestarikan budaya warisan leluhur. (yud/fer)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.