SUMENEP – Pengerjaan jembatan Panile di Desa Gapura Tengah, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, terus dikebut. Bahkan, pekerjaan pengelasan besi WF dilanjutkan hingga malam hari.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura Tahun 2026 Kodim 0827/Sumenep. Proses pengerjaan dilakukan secara gotong royong oleh Babinsa Koramil 0827/16 Gapura Serda Nor Fausi bersama masyarakat.
Pada Jumat (25/9/2026) malam sekitar pukul 20.15 WIB, aktivitas pengelasan besi WF masih berlangsung di lokasi. Babinsa dan warga tetap bekerja meski hari sudah malam.
Serda Nor Fausi mengatakan, pengerjaan hingga malam dilakukan untuk mengejar progres pembangunan. Dukungan warga juga membuat pekerjaan di lapangan lebih mudah.
“Kalau masih bisa dikerjakan, kita lanjut sampai malam. Warga juga semangat membantu, jadi pekerjaan bisa lebih cepat,” kata Serda Nor Fausi.
Menurutnya, pengelasan besi WF menjadi salah satu tahapan penting dalam memperkuat konstruksi jembatan sebelum masuk ke tahapan pekerjaan berikutnya.
Sementara itu, warga setempat, Juhari, mengatakan masyarakat ikut turun tangan karena jembatan tersebut nantinya akan digunakan bersama.
“Kami senang bisa ikut membantu. Ini kan jembatan untuk warga juga, jadi kalau bisa dikerjakan bersama-sama, ya kami ikut sampai selesai,” ujar Juhari.
Pembangunan jembatan Panile diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik bagi masyarakat Desa Gapura Tengah dan mendukung kelancaran aktivitas warga sehari-hari. (yud/fer)






