Dandim Sumenep Buka Festmaraja, Dorong Keris Lokal Tembus Pasar Nasional

oleh -287 Dilihat

SUMENEP – Pelestarian keris Sumenep tidak cukup hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga perlu memperluas pemasaran dan melibatkan generasi muda. Upaya tersebut menjadi salah satu fokus Festival Mahasiswa Wiraraja (Festmaraja) yang resmi dibuka Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada di Aula Kodim 0827/Sumenep, Sabtu (24/10/2026).

Festmaraja mengangkat tema pelestarian keris Sumenep berbasis regulasi dan kebijakan. Kegiatan yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Wiraraja (Unija) itu menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendorong pelestarian seni budaya sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi daerah.

Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menyambut positif kegiatan tersebut. Menurut dia, pelestarian budaya lokal perlu mendapat perhatian bersama agar warisan leluhur tetap dikenal dan diminati generasi penerus.

“Budaya yang kita miliki jangan sampai hanya menjadi cerita masa lalu. Generasi muda harus ikut mengenal, menjaga, dan mengembangkannya agar keris Sumenep tetap memiliki tempat di tengah perkembangan zaman,” kata Letkol Inf Citra Persada.

Ia menilai, upaya mahasiswa mengangkat keris Sumenep sejalan dengan semangat pelestarian budaya lokal di daerah. Karena itu, kegiatan yang mempertemukan unsur mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat kepedulian terhadap warisan budaya.

Menurutnya, pelestarian keris juga perlu diikuti langkah nyata agar memberikan manfaat lebih luas, terutama bagi para pelaku seni dan perajin keris di Sumenep.

“Kalau keris Sumenep ingin semakin dikenal, pelestarian harus berjalan beriringan dengan promosi dan pemasaran. Saya berharap program mahasiswa ini tidak berhenti pada acara, tetapi bisa memberi dampak bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, pembahasan diarahkan pada penguatan pelestarian keris melalui diskusi publik, termasuk peluang memperluas pemasaran keris Sumenep ke luar daerah. Langkah itu diharapkan dapat memperkenalkan keris sebagai identitas budaya sekaligus produk bernilai ekonomi.

Wakil Rektor Unija Nurdodi Zaky, KBO Intelkam Polres Sumenep Ipda Daryono, Kepala BRIDA Sumenep Siswahyudi, Presiden Mahasiswa Unija Ibnu Aljazari, serta mahasiswa turut menghadiri kegiatan tersebut.

Festmaraja juga mengusung semangat membangun kreativitas dan inovasi, sportivitas, serta solidaritas dengan semboyan One Goal, One Spirit. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mengambil peran lebih besar dalam menjaga keberlanjutan seni budaya Sumenep.

Dengan keterlibatan generasi muda, pelestarian keris diharapkan tidak hanya menjaga nilai sejarah dan tradisi, tetapi juga membuka peluang promosi budaya Sumenep ke pasar yang lebih luas. (yud/fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.