Bertahun-Tahun Lewat Jembatan Bambu, Kini Warga Sambut Jembatan Beton

oleh -238 Dilihat

 


SUMENEP – Harapan warga Dusun Karang, Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, untuk memiliki jembatan yang aman akhirnya mulai terwujud. Setelah bertahun-tahun bergantung pada jembatan anyaman bambu, kini pembangunan jembatan beton resmi dimulai melalui program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) Bakti TNI AD untuk wilayah Madura.

Progres pembangunan dipastikan berjalan setelah Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada meninjau langsung lokasi pekerjaan. Dalam peninjauan itu, Dandim didampingi Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi, Danramil, Perwira Teknis Jembatan Letda Czi Junaefi, para Babinsa, serta tokoh masyarakat, Senin (13/7/2026).

 




Saat ini pekerjaan telah memasuki tahap penggalian pondasi yang menjadi dasar pembangunan jembatan beton permanen.

Letkol Inf Citra Persada mengatakan, pembangunan jembatan merupakan bagian dari komitmen TNI AD membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga.

“Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jembatan ini akan membuka akses yang lebih aman, memperlancar mobilitas warga, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, terutama para petani,” tegasnya.


 

Selama ini, warga hanya mengandalkan jembatan anyaman bambu untuk beraktivitas. Kondisinya kerap membahayakan, terutama saat musim hujan karena licin dan mudah rusak. Akibatnya, petani sering kesulitan mengangkut hasil panen.

Mualaf, salah seorang warga setempat, mengaku pembangunan jembatan tersebut menjadi kabar yang paling ditunggu masyarakat. Menurutnya, kehadiran jembatan beton akan mengakhiri kekhawatiran warga saat melintas.

“Alhamdulillah, akhirnya yang kami tunggu terwujud. Dulu kalau hujan kami waswas setiap lewat karena jembatannya dari bambu. Sekarang masyarakat sangat bersyukur. Semoga cepat selesai supaya aktivitas dan membawa hasil panen jadi lebih mudah,” ucapnya.

Pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat Desa Mandala sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui program Bakti TNI AD di Pulau Madura. (yud/fer)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.