SUMENEP, MaduraExpose.com – Dinamika kedaulatan pangan di Madura kembali melahirkan sosok tangguh dari ujung barat pulau garam. H. Abdul Halik, Ketua Poktan Ngrosek Tani II, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, secara resmi dinobatkan sebagai “the Local Harvest Guardians 2025” dalam ajang bergengsi Maduratani Awards 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Pimpinan Redaksi Maduratani.com, Ferry Arbania, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi H. Abdul Halik dalam menjaga stabilitas dan kualitas hasil panen lokal di tengah tantangan iklim dan fluktuasi pasar.
Menguak Filosofi ‘the Local Harvest Guardians’
Predikat the Local Harvest Guardians (Penjaga Panen Lokal) bukan sekadar gelar puitis. Secara substansial, Maduratani.com mendefinisikan predikat ini berdasarkan tiga pilar pengabdian yang dijalankan oleh H. Abdul Halik:
-
Protektorat Komoditas Lokal: Kemampuan H. Abdul Halik dalam memimpin Poktan Ngrosek Tani II untuk tetap setia menanam dan melestarikan varietas unggul lokal yang menjadi identitas pangan Bangkalan.
-
Manajemen Pasca-Panen yang Presisi: Sebagai “Guardian”, beliau dinilai sukses mengelola rantai distribusi hasil panen sehingga petani mendapatkan harga yang adil dan stok pangan di tingkat kelurahan/kecamatan tetap terjaga.
-
Benteng Ketahanan Kelompok: Keberhasilannya menjaga kohesi dan semangat anggota Poktan Ngrosek Tani II untuk tidak mengalihfungsikan lahan pertanian, menjadikan beliau sebagai “penjaga” terakhir ruang terbuka hijau produktif di Burneh.
Burneh sebagai Barometer Pangan Bangkalan
Kecamatan Burneh, khususnya Kelurahan Tunjung, selama ini dikenal sebagai wilayah strategis di Bangkalan. Hadirnya sosok seperti H. Abdul Halik memberikan rasa aman bagi ekosistem pertanian setempat.
“Seorang Harvest Guardian adalah mereka yang memastikan bahwa butiran padi tidak hanya tumbuh, tapi juga sampai ke tangan konsumen dengan kualitas terbaik dan memberikan kesejahteraan bagi penanamnya. H. Abdul Halik telah membuktikan itu di Bangkalan,” tegas Ferry Arbania saat prosesi penyerahan piagam.
Sinergitas Lugas, Akurat, dan Membumi
Penghargaan ini menegaskan komitmen Maduratani.com dalam memotret pejuang pangan dari akar rumput. H. Abdul Halik dan Poktan Ngrosek Tani II adalah representasi nyata dari semangat pertanian yang “Membumi”—bergerak dalam senyap, namun dampaknya dirasakan nyata oleh masyarakat luas.
Dengan gelar ini, H. Abdul Halik kini memikul tanggung jawab moral sebagai pionir bagi poktan-poktan lain di Bangkalan untuk terus konsisten menjadi garda terdepan penjaga lumbung pangan Madura. [Nadayana/Neng Ima/Maduratani.com]




.gif)







