Juragan Bulog Serbu Manding

oleh -189 Dilihat

 


SUMENEP (Maduratani.com) – Langkah strategis penguatan cadangan pangan nasional mulai menyentuh akar rumput di Kabupaten Sumenep. Melalui skema Serap Gabah Petani (Sergab), Bulog bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Manding melakukan intervensi langsung terhadap hasil panen petani lokal pada Selasa (25/2).

 

 




Secara administratif dan teknis anggaran, langkah ini merupakan bentuk implementasi kebijakan price support untuk menjaga stabilitas harga di tingkat produsen. Berdasarkan data lapangan, dua Kelompok Tani (KT) di wilayah Manding memberikan kontribusi signifikan dalam pengisian stok pangan daerah.

 

Analisis Distribusi dan Valuasi
Kegiatan serapan ini melibatkan KT Tadhek Ngosok an dari Desa Giring dengan volume setoran sebesar 2.508 kg. Sementara itu, KT Tiara dari Desa Manding Timur menyetorkan volume yang lebih besar, yakni 4.258 kg. Akumulasi total gabah yang berhasil diserap mencapai 6.766 kg.


 

Dari perspektif administrasi publik, penentuan harga beli sebesar Rp6.500 per kilogram menunjukkan adanya upaya sinkronisasi antara harga pasar dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Total perputaran likuiditas yang mengalir langsung ke petani dalam transaksi ini mencapai Rp43.979.000.

 

Intervensi ini tidak sekadar transaksi dagang, melainkan instrumen perlindungan bagi petani dari fluktuasi harga yang sering terjadi saat puncak panen raya. Kehadiran petugas penyuluh lapangan (PPL) dan aparat di lokasi (seperti terlihat dalam dokumentasi) mengukuhkan adanya pengawasan tata kelola distribusi pangan yang transparan dan akuntabel.

 

FERY ARBANIA


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.