Kodim Sumenep Targetkan Ribuan Calon Prajurit TNI AD, Dandim Tegaskan Seleksi Gratis

oleh -237 Dilihat

SUMENEP – Komando Distrik Militer (Kodim) 0827/Sumenep menargetkan 1.092 calon prajurit dalam penerimaan Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2027.

Untuk memenuhi target tersebut, seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) diminta aktif mengidentifikasi dan mengarahkan generasi muda yang memenuhi persyaratan agar mengikuti proses penerimaan prajurit TNI AD.

Penekanan itu disampaikan Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada saat apel pagi bersama seluruh prajurit di Lapangan Apel Makodim 0827/Sumenep, Kamis (15/10/2026).

Letkol Inf Citra Persada menjelaskan, pembentukan sejumlah satuan baru di lingkungan TNI AD berdampak pada meningkatnya kebutuhan personel Bintara dan Tamtama. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan upaya menjaring lebih banyak calon pendaftar yang memenuhi persyaratan.

“Babinsa harus mampu melihat potensi generasi muda di wilayah binaannya. Ketika menemukan lulusan SMA yang memenuhi persyaratan awal, baik dari sisi postur, kesehatan maupun fisik, berikan informasi dan dorong mereka untuk mendaftar,” kata Letkol Inf Citra Persada.

Menurut dia, Babinsa memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah binaan. Melalui kegiatan spotting atau identifikasi calon potensial, Babinsa diharapkan dapat membantu memperluas informasi penerimaan prajurit hingga ke tingkat desa.

Berdasarkan hasil koordinasi terakhir, Kodim 0827/Sumenep mendapat target 273 calon Bintara dan 819 calon Tamtama. Dengan demikian, setiap Babinsa didorong menjaring sedikitnya satu calon Bintara dan tiga calon Tamtama.

Meski demikian, Letkol Inf Citra Persada menegaskan bahwa upaya menjaring calon prajurit harus dilakukan secara profesional dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.

“Jangan sampai kegiatan mencari calon pendaftar ini dimanfaatkan untuk menjadi calo atau mafia rekrutmen. Saya tekankan kepada seluruh prajurit, penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Jangan menjanjikan kelulusan atau meminta uang kepada calon pendaftar,” tegasnya.

Selain penerimaan prajurit, Dandim Sumenep juga menyampaikan penekanan Aspers Kasad mengenai penerapan lima pilar keselamatan berkendara kepada seluruh personel.

Lima hal yang ditekankan meliputi penggunaan helm, berdoa sebelum berkendara, tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, menjaga konsentrasi selama perjalanan, serta memastikan kelengkapan surat dan kondisi kendaraan sebelum digunakan.

Letkol Inf Citra Persada mengingatkan bahwa kecelakaan tidak hanya dapat terjadi akibat kelalaian pengendara sendiri, tetapi juga karena kesalahan pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, setiap prajurit harus meningkatkan kewaspadaan dan tidak mengabaikan faktor keselamatan.

“Kita mungkin sudah berhati-hati, tetapi belum tentu pengguna jalan lain melakukan hal yang sama. Karena itu, jangan pernah menganggap keselamatan sebagai hal sepele. Berdoa sebelum berangkat dan tetap waspada selama perjalanan,” ujarnya

Ia juga meminta prajurit mengendalikan kecepatan kendaraan agar memiliki waktu yang cukup untuk merespons situasi di jalan.

“Jangan ngebut. Kecepatan kendaraan harus bisa kita kendalikan. Kalau terlalu cepat, ruang untuk mengantisipasi keadaan menjadi lebih sempit. Lebih baik sampai tujuan dengan selamat daripada terburu-buru,” kata Letkol Inf Citra Persada.

Selain itu, konsentrasi selama berkendara harus tetap terjaga. Prajurit yang mengantuk diminta tidak memaksakan diri mengemudi karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Kalau mengantuk, jangan memaksakan diri berkendara. Fokus itu penting. Sebelum berangkat, periksa juga kondisi kendaraan dan pastikan surat-suratnya lengkap. Keselamatan harus menjadi kebiasaan, bukan hanya diingat ketika terjadi kecelakaan,” tuturnya.

Melalui pengarahan tersebut, Kodim 0827/Sumenep mendorong prajurit menjalankan dua tanggung jawab sekaligus, yakni mendukung penjaringan calon prajurit TNI AD secara transparan dan membangun disiplin keselamatan berkendara dalam kehidupan sehari-hari. (yud/fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.