SUMENEP — Komitmen menjaga nilai-nilai Pancasila kembali ditegaskan dalam Upacara Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-81 yang digelar di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Selasa (2/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada bersama unsur Forkopimda, jajaran OPD, ASN, dan tokoh masyarakat.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H. dengan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini merefleksikan urgensi ideologi negara di tengah disrupsi global.
Dilihat dari kacamata administrasi publik, penguatan nilai Pancasila di tingkat lokal bukan sekadar ritual seremonial. Upaya ini merupakan bentuk value-based governance (tata kelola berbasis nilai) yang krusial untuk menjaga stabilitas sosiopolitik daerah. Ketika stabilitas terjaga, efisiensi alokasi anggaran daerah (APBD) dapat tercapai tanpa terdistorsi oleh konflik sosial.
Usai upacara, Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi dan perbedaan pandangan yang berkembang di masyarakat.
“Hari ini tantangan bangsa semakin kompleks. Karena itu Pancasila harus menjadi pegangan bersama agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh isu-isu yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan,” kata Letkol Inf Citra Persada.
Penguatan Modal Sosial demi Efisiensi Pembangunan
Secara teoretis, nilai gotong royong dan toleransi yang terkandung dalam Pancasila merupakan manifestasi dari social capital (modal sosial). Dalam teori administrasi publik modern, modal sosial yang tinggi di tengah masyarakat terbukti mampu menurunkan transaction costs (biaya transaksi) dalam pelaksanaan kebijakan publik dan pembangunan infrastruktur daerah.
Menurut Letkol Inf Citra Persada, nilai-nilai luhur tersebut harus terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai penerus bangsa demi keberlanjutan daerah.
“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi pedoman hidup yang harus hadir dalam tindakan nyata. Kalau nilai-nilai ini terus kita jaga, saya yakin persatuan bangsa akan tetap kuat dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai penguat semangat kebangsaan serta meningkatkan kontribusi positif dalam menjaga keamanan, kerukunan, dan kemajuan Kabupaten Sumenep. Sinergi antara ketahanan wilayah yang dikomandoi Dandim dan kebijakan fiskal-administratif Bupati Fauzi menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sumenep yang berkelanjutan. (yud/fer)
Red/Editor: Ferry Arbania /Maduratani.com




.gif)






