KIM Konengan Sulap Keripik Teri Giligenting Jadi Primadona Oleh-Oleh di Momen Libur Nataru

oleh -351 Dilihat
Herlina, wisatawan asal Sidoarjo yang berkunjung dalam rangkaian agenda reuni bertajuk “30 Tahun Statistika ITS 95 Goes to Sumenep”.[dok. Istimewa]

 


SUMENEP, Maduratani.com – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 dimanfaatkan secara maksimal oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Konengan untuk mengangkat potensi ekonomi lokal. Mereka secara aktif mempromosikan keripik teri khas Giligenting kepada para wisatawan yang memadati objek wisata Pantai Sembilan, Kabupaten Sumenep.

Aksi jemput bola ini dilakukan sebagai upaya memperkuat daya tarik wisata berbasis kearifan lokal sekaligus mendorong digitalisasi dan pemasaran produk UMKM lokal agar naik kelas.

 




Kualitas Unggul Poklahsar Sumur Tumpang

Produk yang menjadi bintang utama dalam promosi ini adalah keripik teri hasil olahan Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan (Poklahsar) Sumur Tumpang. Mengandalkan bahan baku ikan teri segar hasil tangkapan nelayan setempat, produk ini diproses secara higienis tanpa menghilangkan cita rasa asli laut.

Ketua KIM Konengan, Rahman, menegaskan bahwa sinergi antara promosi wisata dan pemberdayaan ekonomi adalah kunci pertumbuhan daerah.

“Kami berharap produk UMKM lokal Giligenting bisa menjadi oleh-oleh khas yang selalu dicari wisatawan. Sinergi ini perlu terus diperkuat agar sektor wisata berbasis kearifan lokal di Sumenep semakin berkembang dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegas Rahman, Sabtu (27/12/2025).


 

Pikat Rombongan Alumni Statistika ITS

Daya tarik keripik teri ini terbukti ampuh memikat wisatawan mancanegara maupun domestik. Salah satunya adalah Herlina, wisatawan asal Sidoarjo yang berkunjung dalam rangkaian agenda reuni bertajuk “30 Tahun Statistika ITS 95 Goes to Sumenep”.

Herlina dan rombongannya yang menginap di salah satu hotel berbintang di Sumenep mengaku terkesan dengan kualitas camilan pesisir ini saat mengunjungi Pantai Sembilan.

“Keripiknya enak, gurih, dan tidak terlalu berminyak. Cocok sekali untuk oleh-oleh. Yang paling saya suka, tidak terasa tepungnya, tapi justru lebih terasa terinya. Kandungan proteinnya juga pasti tinggi,” ujar Herlina saat berbincang dengan wartawan di Sumenep, Sabtu.

Memperkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Kehadiran KIM Konengan di tengah pusat keramaian wisatawan merupakan strategi jitu untuk memperkenalkan produk lokal kepada audiens yang lebih luas. Keripik teri Giligenting kini bukan sekadar camilan, melainkan representasi dari kekayaan laut Sumenep yang dikemas secara modern.

Dengan konsistensi promosi seperti yang dilakukan KIM Konengan, keripik teri ini diprediksi akan menjadi ikon oleh-oleh baru dari ujung timur Pulau Madura, sejajar dengan produk unggulan lainnya.


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.